Monday, May 16, 2016

[Meet & Trip Derawan fisheries] Jakarta – Berau


Jakarta, 12 Mei 2014
Today is the day…
Setelah menunggu sekitar 1 bulan untuk mengikuti acara “meet and trip derawan fisheries”, akhirnya saya berangkat juga ke derawan pagi ini. Rencana awal  mau nginep di zest hotel dekat bandara karena penerbangannya ini jam 5 subuh, tp apa daya kantong tak sampai, jdnya musti balik ke rumah en berangkat jam 4.30pagi. 
 
pdhl cm 4 hari, tp bawaannya bnyk bnr
Waktu nunggu taksi di gang rumah, tiba-tiba ada pak RT en sekre RT nyamperin (mungkin awalnya mereka kira gw maling yang lagi gondol2 hasil rampokan kali ya), setelah basa-basi nanya mo kemana dll si bapak-bapak ini tetep ga pergi-pergi loh, ternyata mereka nungguin sampe taksi gw dateng en memastikan gw pergi dengan selamat….hahahahaha… thank u bapak-bapak yg baik hati…

Sekilas meet and trip derawan fisheries
banner dari IG nya Indonesia_paradise dan @derawanfisheries


Akhir bulan maret, IG @Indonesia_paradise mengadakan meet and trip special edision bersama dengan @derawanfisheries, awalnya mo diadakan tanggal 26-29 Mei 2016, tapi karena tanggal segitu ga bisa ketemu whale shark, jadi dipindah menjadi tanggal 12 -15 Mei 2016. Meet and trip  ke 5 dari @indonesia_paradise ini memberikan kesempatan untuk para blogger dan  sosmed  lover untuk jalan-jalan ke derawan secara gratis. Total peserta adalah 22 orang, tp ada 1 orang yang cancel pas H-1. 
Menang euy.. ke Derawan lagi Kita
para peserta Meet and Trip Derawan Fisheries

Berau

Tiga kali ke derawan, baru kali ini saya turun di berau, ternyata bandara berau ini mayan cakep loh, mirip-mirip sama terminal 3 nya Jakarta.  Di Bandara, kami dijemput oleh bang Angga dari Indonesia_paraadise dan juga bang Harry dari Derawan fisheries.  Perjalanan dari  Bandara Berau menuju pelabuhan memakan waktu 3 jam, dengan jalan yang berbelok-belok dan rusak. Sepanjang perjalanan kami disuguhkan dengan hamparan pepohonan yang sudah terbakar dan juga ilalang tinggi yang photoable. Selain itu, ada juga hamparan  pepohonan sejenis palm yang tanpa batang, dan terjadi lah percakapan berikut :
X : itu pohon apa ya?
Me : pohon salak
X : salak itu buahnya di akar ya
Me : engga, disela-sela yg atas tanak itu tuh, deket batang daunnya, eh tp kok salak berau ga terkenal ya?
X : iya, ga ada juga yg jualan salak dimari ya.
(nantikan kelanjutan percakapan ini di postingan terakhir)
pic diambil dr google

Dari pelabuhan berau, memakan waktu 30 menit – 1 jam untuk menuju derawan. Nah berhubung sampai derawan sudah mulai sore, jadi kami berhenti di pelabuhan derawan dan jalan kaki sekitar 10 menit menuju penginapan derawan fisheries. 

Derawan fisheries merupakan penginapan diatas air laut yang punya 11 kamar untuk disewakan. Kita bisa melihat sunset dan sunrise begitu buka pintu kamar, ga perlu jalan jauh2 dulu buat capture matahari deh jadinya. 
yoga ala-ala didepan penginapan Derawan Fisheres


Sesampainya di penginapan, kita disambut oleh adik-adik kecil dengan tarian daling, tari tradisional khas Berau, peserta meet and trip juga diajak untuk menari bersama. It’s fun…really fun. 
tarian darling dari anak-anak kepulauan Derawan
Masih kurang fun nya? Malem ini, kami disuguhkan oleh lobster, kerang dan sate cumi, selain itu juga ada tehetehe, ketan santan yang dimasukan ke dalam cangkang bulu babi yang sudah dibersihkan duri-durinya... lupakan diet,,, lupakan kolesterol,  mariiii makaaaannnnnnn. 
lobster besar

hidangan hari ini

tehetehe

No comments:

Post a Comment