Tuesday, June 9, 2015

Maluku Trip - Kei Kecil day 2

Day 2,  31 May 2015

Tujuan pagi ini adalah mencari pelican australia di ngurtafur, snorkeling di  ngaf, er , godan dan melihat bair, raja ampatnya kei kecil. 
peta kei dan lokasi snorkling


Pagi ini kita mulai beranjak dari penginapan sekitar jam 8.30, perjalan menuju pelabuhan ke ngurtafur itu sekitar 1 jam. Pelabuhannya itu di dekat evu pool. 

main balon sebelom melaut

kami bertemu dengan nelayan setempat untuk menyewa boat . berbekal peta dari penginapan,  saya tanya detail sama nelayannya : 
 
Me (M) : pak, saya mau liat ke pelican di ngurtafur,kemudian snorkeling naf, er godan, ada pulau apa saja pak ?
Nelayan (N) : oh bisa, disekitar ngurtafur banyak tempat bagus, ada a,b,c,d ( menyebutkan nama pulau dan tempat snorkeling)
M: oh, banyak ya? Kalo gitu kita ga sempet ke naf, er, godan ya?
N : iya, meding keliling sini dulu aja.  
M: kalo kita ke bair bisa pak ?
N : bisa, aja Cuma aga jauh. Lebih baik ke sini, sini, sini dulu .. banyak yang bagus- bagus kok
M : Ok, kita ke sini-sini-sini, kemudian snorklingnya di sini-sini ya pak ( sini itu nama pulau, Cuma saya lupa nama nya)
N: siap. 
nemu anak kecil buat jd objek foto

Kenyataaan : perlu 1 jam untuk tempat kepala desa untuk minta ijin masuk ke ngurtafur, kemudian perlu sekitar 15 menit lagi menuju ngurtafur.  Ngurtafur ini berbentuk pasir yang membelah lautan. Bahkan ketika air laut surut, dia bisa membentuk jalan untuk menghubungkan antar pulau. Sayangnya, ketika saya kesana laut hampir pasang, jdi jajaran pasirnya pendek.
anak ini ketawa seneng liatin oji yang belajar nyelem en loncat

sambil nunggu ijin dari pak kepala desa

pose ngambang sambil ngilangin bosen


Disini biasanya pelican dari Australia beristirahat saat migrasi. Pelican ini ga bisa didekatin, jadi hanya cukup dipandang dari jauh atau di jepret dari lensa tele. Selesai di ngurtafur, kami pun melanjutkan perjalanan, setelah sekitar 1 jam puter-puter pulau, kita ga sampe –sampe di tempat snorkeling. Kapal sempat melambat sebentar,tapi kemudian jalan lagi, melambat lagi trus jalan lagi.. berkali-kali di phpin sama si bapak.  Klo diliat dari atas, karang-karang laut yang ada di sekitar pulau ngurtafur ini banyak yang sudah mati. Katanya karena di bom oleh nelayan… hikksss sediihhh.  Karena lelah dan kelapara, kami memutuskan untuk makan siang di pulau kosong. Selesai makan siang pun mesin si kapal rusak, sampai akhirnya kita snorkeling di sekitaran pulau yang ga ada apa-apanya.. hhhiiiikkssssss….. dan habis itu,,,,, kita dijemput sma kapal lain, untuk dibawa bengkel kapalnya. 

ngurfatur
 
pelican australi
Nasib anak soleha memang ga kemana ya, walaupun kita ga dapat keindahan bawah laut, tiba-tiba kita disajikan keindahan atas laut. Secercah cahaya pelangi muncul dari sisi kanan, dari pudar trus menjadi terang dan terang dan semakin terang,, kemudian menghilang, berganti menjadi pelangi dari sebelah kiri, ga lama kita berhasil melihat pelangi utuh setengah lingkarang dan kebetulan kapal kita menuju ke tengah tengah pelangi itu, seakan kita masu ke dalam gerbang pelangi… keeerrreeeeennnnnn. 

full pelangi dari lensa wide hp


Tak sempat mencari sunset ditempat lain, akhirnya kita menunggu dipelahuban untuk foto sunset. Katanya, biasanya matahari jatuh tepat di tengah-tengah dua pulau dan terlihat dari pelabuhan itu. Hanya saja, awan tebal dan gelap menghilangkan matahari sebelum dia terjatuh ketengah laut…. Tapi aku tetap suka kok… ;)
sunset at dermaga

Hari mulai gelap, dan perjalanan masih jauh, sinyal belom ada ( belom bisa posting-posting temua hari ini) jadilah kita mampir ke kota untuk makan bakso sekaligus posting gambar.. hahahaha…we are quick upload traveler… ;) 
jajanan di balai kota..
Lalu menuju balai kota untuk cari wifi gratis ( tp hari minggu wifinya tutup) dan berakhir dengan makan malam di penginapan.

Tips :
- yang ga bisa berenang, usahakan pinjam pelampung dulu dari penginapan, karena nelayan tidak punya pelampung.
- kapal untuk keliling pulau itu biasanya kapal nelayan tanpa ada penutupnya, jadi siap2 kepanasan ya
- tanya en nego nego lagi ya untuk wisatanya. Kemarin saya dikasih 400rb untuk keliling pulau itu. 
- cobain LAT, sayuran berbentuk bulet bulet kecil kaya anggur, yg dimakan pakai kelapa parut,, rasanya meledak di mulut.. ennaaaaakkkk

Monday, June 8, 2015

Maluku Trip - Pulau Kei Kecil


Beberapa tahun yang lalu saya pernah berfikir untuk melakukan perjalananan keliling Sulawesi – Maluku selama satu bulan ( biar ga mahal di tiket pesawat kalo perginya cuma 4-5 hari ajah). Akhirnya trip ini benar terjadi, walaupun hanya keliling 3 kota dimaluku selama 9 hari. Perjalanan ini sebetulnya terinspirasi dari seorang teman yang mau  pergi ke ora bulan agustus nanti, dan kemudian kita menemukan sebuah foto yang bikin tercengang, jadilah tanggal 29 Mei – 7 juni 2015 ini saya bersama teman –teman ( mba Hanny, Andreas, Swon, Mas Ridwan –wisatakita.com , uni ranti dan uda rozi) berangkat ke Maluku. 
maluku area yang di kotak merah
 
kei- ambon- pulau seram



29 Juni 2015.


Jumat sore yang menegangkan.. 


Setelah kerjaan yang menggila, saya memesan taksi untuk menuju ke bandara. Entah kenapa traffic sore itu bener-bener menggila. Taksi yang saya pesan sedang berada di kuningan city dan butuh 1 jam untuk sampai ke kantor saya di GKBI. Kemudian, pintu tol semanggi arah grogol pun ditutup begitu saya sudah sampai depan gerbang tol, akhirnya taksi pun harus merayap sampai gerbang tol slipi (hadeehh..aku lapar dan kebelet pipis). Untungnya begitu keluar tol jalanannya langsung lancar. 


Sesuai perjanjian, saya dan teman-teman ketemuan di garuda lounge ( demi makan gratis potong poin kartu kredit), disana sudah ada uda rozi ( yang baru pertama kali saya ketemu), begitu ketemu saya langsung bilang “ oji ya?.. nitip tas donk, kebelet neh
“.. hahahaha… no basa basi atau apapun, langsung keluar deh aslinya. 


Ga lama andreas dan mba hanny datang, dan pembicaraan seputar kamera pun terjadi. Otomatis saya mengeluarkan kamera slr kesayangan saya untuk ngetest foto,,, dannn… dannnnnn… ternyata… batere saya tidak ada di dalam kamera sodara-sodara, panic donk.. udah cape-cape bawa kamera  yang berat + lensa 18-200 nya en tripod yang klo ditotal itu beratnya 1/10 kali berat badan saya ( males kan ngitung nya).  Saya pun coba telpon kerumah untuk check batere dirumah en si kakak bilang kalo ga ada batere yang terlihat di kamar saya. Walaupun begitu, saya masih panic dan deg-degan, takut si batere tercecer di tempat lain atau kantor. Huffff…. Malam ku tidak tennnaaaangggggg….. 
Jakarta Team, pic before take off


 Di dalam gate, kita melihat beberapa orang yang sudah bawa snorkeling set. Wah..rupanya mereka juga mau ke ambon / ora untuk main air. Penerbangan malam ini memakan waktu 1,5 jam untuk ke  makasar, kemudian transit 30 menit,dan 1,5 jam lagi ke ambon. Dari ambon kita masih harus menunggu 1 jam (disini saya sempet cari toko elektronik yang jualan batere kamera, cuma sayang ga ada yg jual euy) dan 1,5 jam lagi menuju Langur, Kei Kecil. Dengan perbedaan waktu 2 jam.  Kita ber 6 sampai di pulau kei kecil sekitar pukul 10. Airportnya ini merupakan airport baru, posisinya bukan di langgur, tp nama airportnya masih langgur dengan kode airport LUV (romantis kan).



Hal pertama yang saya lakukan ketika sampai di bandara Kei adalah mencari batere SLR dr backpack bagasi, rasanya selama menunggu backpack dateng sampe buka wrapping dan buka tas penyimpanan kecil itu deg2an kaya nunggu pengumuman diterima kerja dulu (lebaaayyy). begitu buka tas kecil dan ubek sana sini trus ga liat batang idungnya si batere saya hampir meyerah dan lemas ( mikir bawaan berat tp ga bisa dipake) ga lama saya liat chargeran batere dan ternyata si batere masih bersarang disana dengan cantinya.  Alhamdulillahhhhhh.....
Dari airport kami di jemput oleh pak Tukan, driver dari coaster cottage. Perjalanan menuju coaster cottage itu sekitar 1 jam. Coaster cottage ini berada di daerah ohoilir, depan pantai persis. Penginapannya enak banget, besar dan bersih. Makanannya pun enak. 
dari depan penginapan




Setelah penat hilang, kami bersiap menuju gua hawang dan evu water pool di daerah dullah. Gua hawang ini bagus ketika matahari menyinari guanya, airnya seakan bersinar bening. Untuk Evu water pool ini sebetulnya hanya pool untuk berenang dengan air yang aga keruh. Kemudian kami beranjak menuju ohoider tutu dan matwear. Ini merupakan pantai dengan pasir terhalus (sedunia atau se Indonesia), dia pun masih termasuk dalam jajaran pantai pasir pajang, ngurbloat. 
gua hawang


 
ohoider tutu

matwaer beach


Selesai menikmati pantai, kami menuju airport untuk menjemput mas ridwan dan kemudian  mengejar sunset di airport.  Beneran ya.. awannya bagus banget, warnanya ungu-ungu ketika matahari mulai terbenam  dan berganti gradasi warna ga lama setelah itu.. Indaaaahhhhhh.

 
sunset at bandara

awannya ungu


Oia, di Kei kecil ini, Tual itu pusat kotanya, disini ada pasar dan segala macam keperluan. Jadi kalo mo kesini, ga perlu report –report bawa cemilan dan lain-lain.. banyak kok jajanannya. Banya juga hotel di dekat tual sini. Tp memang yang terkenal itu coaster da savanna ( mungkin karena beritanya banyak di internet ya).  Posisi Coaster Cottage yang jauh dari kota, bikin kita jauh kemana-mana termasuk jauh dari sinyal Internet. Tapi dengan begini, kami merasakan yang namanya liburan dan mendekatkan diri kepada anggota trip (bukan pdkt yak,,tapi lebih ngobrol-ngobrol dan saling mengenal ajah)





 Tips untuk ke kei island :



-    Ada beberapa penerbangan dari ambon menuju kei kecil seperti garuda dan wings

-    Bawa simcard telkomsel, karena hanya jaringan ini yang menjangkau kei kecil

-    Bawa alat snorkel sendiri karena di penginapan adanya terbatas.

-   Mobil disini kebayakan avanza atau innova, jadi kalo mau datang berkelompok, sesuaikan dengan kodisi mobilnya ya.



Info  penginapan :

 Coaster Cottage, dengan bobz : 081343472978 ( bob.azyz@yahoo,com),  driver  di kei , bapak tukan :  0812 2918 9446 ( si bapak sudah agak tua, orangnya baik dan nurutin mau kita, Cuma terkadang saya merasa jalannya suka muter-muter ) 



Harga kamar :

Old cottage :  165rb / room/ day

New cottage : 220 rb/room/day

The vila : 770 rb / house / day

Doctor house : 165 rb room/ day

Meals : ( 110 rb / day) or 30 rb for breakfast, 40 rb for lunch and 40 rb for dinner.

Monday, February 16, 2015

Mengurus Perpanjangan Paspor



Berhubung bulan oktober nanti passport ku expire, akhirnya nyari-nyari info untuk perpanjang passport deh.  Awalnya sih mau coba pake agent travel biar ga ribet. Tapi kan tetep harus dateng ke imigrasi untuk cap jari dan foto, plus sayang bayar agent nya… hehehe… mahaaalllll… 

Trus cari-cari info tentang passport online, tp nyebelinnya tuh website sering banget ga bisa di akes nya ditambah lagi, semenjak awal februari, passport elektronik ga bisa lagi di request dari passport online, ya sudah lah akhirnya saya datang langsung ke imigrasi.
Di beberapa kantor imigrasi, sudah bisa proses 1 hari untuk bikin passport, ngambilnya 5 hari kerja. Karena saya dari Jakarta, dan yang sudah bisa proses 1 hari itu di Jakarta selatan, akhirnya saya coba kesana ajah. 

10 februari 2015, kebetulan dari kemarin ujan badai plus banjir dimana-mana. sempet kwatir ga bisa ngurus tp karena udah terlanjur cuti, akhirnya nekat pergi ke imigrasi Jakarta selatan donk..Saya sampai di imigrasi sekitar jam 8 pagi, menuju ke lantai 2 dan menunjukan dokumen asli + fotokopi ke mba2 yang di depan. Setelah diperiksa dia nanya mau passport yang elektronik atau yang biasa. Karena ada niat untuk balik lagi ke jepang, saya pun milih yang elektronik. Saat itu saya dapet antrian ke 90, sementara di papan baru menunjukan no 4..huaaahhh… lamaaa.. 

Jadilah saya turun ke basement cari makan dulu (laper dan dingin, cocoknya makan mie rebus neh). Sekitar jam 9 saya naik lagi ke atas, dan sudah no 30 yang di proses. Ga lama, saya liat bapak-bapak berpakaian seragam, pakai toa, memberitahukan cara menulis form, syarat apa saya yang dibutuhkan dan instruksi –intruksi lainnya. Dia bilang, kalo persyaratan belum lengkap, mereka tidak akan melanjutkan prosesnya. Jd lebih baik dipersiapkan dulu berkas-berkasnya. Dan untuk mempercepat proses, dia pun meminta kita untuk menyusun form + syarat sesuai urutan (tp saya lupa susunanya apa aja).

Persyaratan dokumen nya pun cukup sederhana :
-       Foto kopi ktp ( jangan di potong)
-      Foto kopi kartu keluarga
-      Foto kopi Ijasah/ Akta lahir
-      Foto kopi passport lama ( jika ada)
-      Surat tambah nama ( bagi yng namanya 2 suku kata, untuk keperluan naik haji/umroh )

Semuanya di foto kopi di kertas A4 dan juga di sertakan dokumen aslinya untuk proses verifikasi.
Jam 10.30 saya dipanggil masuk, pertama prosesnya interview dan verifikasi dokumen. Interview disini cuma ditanya “mau pergi kemana?”.. saya sih jawabnya “belom ada rencana, hanya mau perpanjang karena sudah mo expire.. jaga-jaga dulu”  kemudian saya dipindah ke kursi selanjutnya untuk foto dan sidik jari.. dammmnnnnn, karena pagi itu saya abis keujanan,, sepertinya foto saya bakal ancur neh.. hahahaha..  selesai foto, petugasnya bilang “pembayarannya pakai apa mba ?” disana bisa pakai debit/ kartu kredit melalui mesin edc (bank apa saya yang berlogo visa , master ), transfer atm BNI atau pakai setor tunai di bank BNI. Biar gampang, saya milih debit saya. dan setelah itu prosesnya kelarrrrrr, saya hanya perlu datang 5 hari kerja kemudian untuk ambil pasportnya… horeeee…..

Monday, January 5, 2015

Happy New Year 2015

Hai All... 



Selamat tahun baru 2015... semoga tahun ini makin banyak travelling nya ya ;)